Kamis, 20 Agustus 2009

Sebuah Harap

Aku yang dirimu anggap sebagai penguasa hidupmu itu bukan ingginku
aku hanya mau dirimu mengerti kebutuhanku
aku sering merasa sunyi walau dirimu berada di sisi
kadang aku merasa tidak berarti dengan caramu memperlakukan diri
seakan dirimu anggap ini tidak lebih sebagai penghibur
asal dirimu suka untuk di mainkan
dan ketika bosan lalu diabaikan...

Mungkin dulu pernah hadir
kini hilang tiada bayang
aku tenggelam dalam kegelapan malam
hanyut dengan luka lara
dengan duka yang masih tersimpan
dan dirimu masih menyaksikan dan merasakan


Aku hanya menerima perih
aku hanya diam tanpa dirimu mengerti
bukan itu yang ku mau
aku berharap dirimu peduli
aku hanya ingin dirimu mengerti
aku sakit hati
aku terasa perih tanpa dirimu sadari...

Tidak pernah taukah di mana letak perihku
apa belum juga paham mana yang membuatku sakit
kalimat bahsamu ku butuhkan
walau hanya kata itu sebuah penjelasan yang berarti
pemahaman dan pengertian...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar