
Dirimu tetap seperti nyanyian sunyi
berbalut gaun seperti mayat china yang cantik
senyum putih yang pucat pasi
harum mawar merekah membius nafas
aroma melati berkuasa mencekam dalam hati yang kosong
ku bercumbu dengan bayang hitam dibalik terang lampu jiwa
masih ku nikmati kematian otak dalam hampanya hidup
ku berhenti menangis karena cinta
sungai air mata telah kering oleh rindu di dada
ku kais roda demi menuju waktu yang jadi mimpi
masih ku hitung langkah mencapai letihku
genggam tangan ini telah memudar
sedikit mengalah pada masa
sedikit menyerah pada jarak
sementara ku telah lelah
dirimu telah memperkosa waktuku
kini ku gila karena kenangan itu
sakit jiwa untuk menghindar dari masa lalu
pikirku penat akan kebaikanmu
hatiku mulai eror disebabkan segala cumbu rayumu dulu
ingin rasanya seperti mayat putri china itu
tak ada rasa
tak ada resah
tak ada bimbang
tak ada curiga
tak ada hawatir
hanya bisu
dan
membeku
sial!!!
aku harus menderita karena keadaan
siapa yang punya takdir???
aku ingin membeli dengan harga diriku bila perlu...
sayang!!!
yang punya hidup berkuasa segalanya
ku ganas seperti harimau yang buas menikam mangsanya
ku lembut seperti peri yang manis di tengah kerinduan malam
ku cantik dan anggun seperti bidadari yang sedang jatuh cinta
ku bebas mengekspresikan diriku seperti saat keadaan menguasai diri
itulah aku seperti apa yang dirimu mau
sesuai inginmu
sesuai kebutuhanmu!!!
aku rindu masa yang telah lalu...
berbalut gaun seperti mayat china yang cantik
senyum putih yang pucat pasi
harum mawar merekah membius nafas
aroma melati berkuasa mencekam dalam hati yang kosong
ku bercumbu dengan bayang hitam dibalik terang lampu jiwa
masih ku nikmati kematian otak dalam hampanya hidup
ku berhenti menangis karena cinta
sungai air mata telah kering oleh rindu di dada
ku kais roda demi menuju waktu yang jadi mimpi
masih ku hitung langkah mencapai letihku
genggam tangan ini telah memudar
sedikit mengalah pada masa
sedikit menyerah pada jarak
sementara ku telah lelah
dirimu telah memperkosa waktuku
kini ku gila karena kenangan itu
sakit jiwa untuk menghindar dari masa lalu
pikirku penat akan kebaikanmu
hatiku mulai eror disebabkan segala cumbu rayumu dulu
ingin rasanya seperti mayat putri china itu
tak ada rasa
tak ada resah
tak ada bimbang
tak ada curiga
tak ada hawatir
hanya bisu
dan
membeku
sial!!!
aku harus menderita karena keadaan
siapa yang punya takdir???
aku ingin membeli dengan harga diriku bila perlu...
sayang!!!
yang punya hidup berkuasa segalanya
ku ganas seperti harimau yang buas menikam mangsanya
ku lembut seperti peri yang manis di tengah kerinduan malam
ku cantik dan anggun seperti bidadari yang sedang jatuh cinta
ku bebas mengekspresikan diriku seperti saat keadaan menguasai diri
itulah aku seperti apa yang dirimu mau
sesuai inginmu
sesuai kebutuhanmu!!!
aku rindu masa yang telah lalu...




